PPID Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin

Kementerian Pertanian Republik Indonesia

PPID Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin

Perkuat Reformasi Di Bidang Logistik Nasional, Karantina Pertanian Banjarmasin Rencanakan Joint Inspection Bersama Bea Cukai Banjarmasin




Banjarmasin - Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Banjarmasin dan jajaran melakukan kunjungan ke Kantor Karantina Pertanian Banjarmasin pada rabu (09/06).

 
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka diskusi sekaligus koordinasi terkait Joint Inspection antara Karantina Pertanian dengan Bea Cukai Banjarmasin.
 
Dalam sambutannya Kepala Karantina Banjarmasin Nur Hartanto mengatakan, "Merupakan kebanggaan bagi kami bisa dikunjugi Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin dan jajaran. Kami sangat berharap koordinasi dan kerjasama ini bisa terus terjalin secara baik, sehingga rencana joint inspection antara Karantina Pertanian dan Bea Cukai Banjarmasin bisa segera terwujud." ujarnya.
 
Rencana kegiatan joint inspection ini sendiri merupakan salah satu upaya implementasi dari pembangunan National Logistic Ecosystem (NLE), sehingga dapat mempermudah arus lalu lintas barang dan dokumen internasional dari mulai kedatangan sarana pengangkut (Kapal/Pesawat), sampai barang tiba di gudang dapat lebih efektif & diselaraskan.
 
 
Harapannya indeks Trading Across Border (TAB) dalam  Ease of Doing Bussiness (EoDB) di Indonesia akan semakin baik, sehingga dapat mendorong iklim investasi di Indonesia dan mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional.  Hal ini juga sejalan dengan tujuan dari dibentuknya National Logistic Ecosystem.
 
Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin, Kurnia Saktiyono berharap tidak adanya ego sektoral antar instansi dalam pelaksanaan inspeksi dilapangan ini, sehingga dapat menghasilkan sinergi dan kolaborasi yang baik dalam bersama sama membangun ekosistem logistik nasional.
 
Ada beberapa keputusan yang dihasilkan dari pertemuan ini diantaranya Karantina Pertanian Banjarmasin dan Bea Cukai Banjarmasin sepakat untuk melakukan pertemuan secara rutin, selain itu kedua pihak sepakat untuk mengagendakan pertemuan bersama Pelindo II Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, dalam rangka mendorong disediakannya Tempat Pemeriksaan Sementara (TPS) di pelabuhan trisakti, agar proses Join Inspeksi bisa terealisasi dan terlaksana dengan baik.
 
Menutup kegiatan ini, Nur Hartanto berharap dengan adanya Joint Inspection antara Karantina Pertanian Banjarmasin dengan Bea Cukai Banjarmasin ini, akan memberikan efek positif terhadap sistem perkarantinaan pertanian khususnya di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, sehingga tingkat kepatuhan pengguna jasa karantina bisa meningkat.